Napak Tilas Kerajaan Amuntai: Menelusuri Peninggalan Berusia Ratusan Tahun
Eksplorasi jejak Kerajaan Amuntai melalui situs bersejarah yang masih bertahan hingga 2025, mulai dari Masjid Jami hingga tradisi lokal yang hidup kembali.
Ringkasan Cepat (Key Facts)
- Masjid Jami Amuntai, peninggalan abad ke-18, masih aktif digunakan dengan renovasi terakhir 2024.
- Harga tiket masuk kompleks Makam Pangeran Mangku Dilaga Rp10.000 (2025), buka setiap hari pukul 08.00-17.00 WITA.
- Festival Budaya Amuntai 2025 akan menampilkan rekonstruksi upacara adat kerajaan sebagai atraksi utama.
- Tren wisata sejarah di Amuntai meningkat 30% sejak 2024 setelah pemugaran situs Candi Agung.
- Kuliner khas seperti bubur habang masih dijajakan di sekitar situs sejarah dengan harga Rp15.000 per porsi.
Masjid Jami: Saksi Bisu Kejayaan Islam
Masjid berusia 270 tahun ini menjadi pusat napak tilas Kerajaan Amuntai. Renovasi terakhir 2024 memperkuat struktur kayu ulin tanpa menghilangkan ornamen asli. Pengunjung 2025 bisa melihat kaligrafi kuno yang baru ditemukan di bagian mihrab saat pemugaran. Setiap Jumat, masjid ini masih dipadati jamaah hingga halaman, mengulang tradisi sejak era kesultanan.
Kompleks Makam dan Jejak Aristokrasi
Di belakang Pasar Sentral Amuntai, kompleks makam bangsawan kerajaan menjadi bukti sistem pemerintahan masa lalu. Makam Pangeran Mangku Dilaga, penguasa abad ke-19, paling banyak dikunjungi. Pemda setempat memasang panel informasi interaktif sejak awal 2025. Pengunjung sering menemukan keturunan kerajaan yang menjadi pemandu dadakan dengan cerita turun-temurun.
Kebangkitan Kembali Tradisi
Tahun 2025 menandai gelombang baru pelestarian budaya Amuntai. Sanggar Tari Giring-Giring rutin mementaskan tarian istana setiap akhir pekan di Pendopo Kabupaten. Pelatihan membatik motif kerajaan gratis bagi pemuda sejak 2024. Yang unik, kedai kopi di Jalan Pangeran Antasari menghidangkan racikan rempah resep abad ke-18 dengan harga Rp18.000 per gelas.
Orang Juga Bertanya
Apa transportasi terbaik menuju situs sejarah Amuntai?
Dari Banjarmasin, travel antar kota (Rp75.000, 2025) langsung ke titik wisata. Di dalam kota, ojek online atau sepeda seharian Rp50.000 lebih praktis.
Apakah ada paket tur terpadu?
Dinas Pariwisata meluncurkan Paket Heritage 2025 (Rp150.000/orang) termasuk pemandu, tiket 3 situs utama, dan mencicipi 3 kuliner tradisional.
Kapan waktu terbaik berkunjung?
April-Oktober saat musim kemarau. Hindari Januari-Februari karena banjir kiriman sering membuat situs di pinggiran sulit dijangkau.
Apa oleh-oleh khas bernuansa kerajaan?
Tenun sasirangan motif keraton (Rp250.000/selendang) atau gula habang kemasan premium (Rp35.000/botol) bisa dibeli di Galeri Budaya Jl. Pangeran Hidayatullah.